HEADLINES NEWS :
REDAKSI
Home »

Pemprov Terus Sosialisasikan P3DN

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 16 Mei 2013 | 08.53

Bandung, PBC - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian hingga kini terus mensosialisasikan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Untuk tahun ini bentuk sosialisasi pameran bertema "Karya Indonesia Tahun 2013", dilaksanakan di Kota Bandung.

Hal demikian, diungkapkan Dirjen Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto dalam konpress yang berlangsung di Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung (15/5).

Susanto, lebih lanjut memaparkan, sosialisasi P3DN dilatarbelakangi oleh masalah tingginya serbuan barang impor di tengah semangat penguatan daya saing industri dan pengamanan pasar produk dalam negeri.

Sebagai salah satu solusinya adalah peningkatan penggunaan produk-produk dalam negeri melalui penerapan regulasi dan program stimulan seperti kampanye program cinta produk dalam negeri dalam setiap kegiatan perekonomian. Upaya tersebut, di tahun 2012 telah menunjukkan hasil yang signifikan untuk pertumbuhan industri yaitu mencapai 6,40% lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi sebesar 6,23%.

P3DN, menjadi ujung tombak perekonomian nasional dengan pengaturan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap pengadaan barang dan jasa di lingkungan instansi pemerintah, jelas Panggah Susanto.

Sutanto, lebih lanjut memaparkan, di tahun 2013, berdasarkan data dari Kementerian Keuangan potensi belanja modal pemerintah mencapai Rp.213 triliun atau sekitar 20% dari total APBN dan Capital Expenditure BUMN di atas Rp.1.000 triliun. Betapa kuatnya perekonomian nasional jika belanja barang/jasa pemerintah dapat dioptimalkan untuk penggunaan produk dalam negeri.

Hal tersebut, patut untuk terus didorong, mengingat pemerintah merupakan garda terdepan penggunaan produksi dalam negeri sebagai contoh untuk masyarakat umum. Selain itu, optimalisasi pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan salah satu langkah terakhir untuk perlindungan industri dalam negeri.

Penggunaan produk dalam negeri dalam setiap pengadaan barang/jasa pemerintah terus disosialisasikan kepada instansi pemerintah baik di tingkat pusat maupun di daerah. Sebagai rujukan aturannya dituangkan dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 15 Tahun 2011.

Khusus untuk penyelenggaraan pameran P3DN, kriteria produk yang ikut berpartisipasi dibagi dalam lima kelompok. Pertama, produk dalam negeri yang berkualitas dan memenuhi Standar Nasional Indonesia. Kedua, produk yang ditampilkan merupakan kebutuhan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah yang termasuk dalam 21 jenis produk dalam negeri.
Ketiga, jenis produk meliputi barang modal, komponen, produk jadi dan produk rumah tangga serta produk inovatif berbahan dasar lokal. Keempat, perusahaan industri memiliki sertifikat TKDN dan dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian RI atau pernah diversifikasi TKDN serta pernah memiliki setifikat TKDN serta kelima perusahaan industri yang belum memiliki sertifikat TKDN dan memiliki keinginan untuk diverifikasi TKDN.

Produk pameran, dalam even P3DN tahun ini, terbagi dalam lima zona industri, masing-masing : zona elektronika dan telematika, zona logam dan barang kimia, zona industri agro, zona industri mesin,zona peralatan dan alat transportasi serta zona barang lainnya .

Melalui penyelenggaraan pameran P3GN, peserta pameran mampu menghasilkan komitmen-komitmen kerjasama baru baik yang bersifat Government to business maupun business to business, demikian Susanto. (Nur)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita